Tuesday, October 20, 2015

Pengertian Lingkungan Ekologis Menurut Pakar Pendidikan

      Lingkungan Ekologis
Sartain (dalam Purwanto, 2007: 72) mengatakan bahwa yang dimaksud dengan lingkungan (environment) meliputi semua kondisi dalam dunia ini yang dengan cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku, pertumbuhan, perkembangan, atau life processes kita kecuali gen-gen. Sartain membagi lingkungan menjadi tiga bagian penting terkait dengan lingkungan ekologis yakni lingkungan alam atau luar, lingkungan dalam, dan lingkungan sosial.

Lingkungan yang dimaksud pada penelitian ini yaitu lingkungan alam atau luar. Sartain (dalam Purwanto, 2007: 72) menjelaskan bahwa yang dimaksud lingkungan alam atau luar ialah segala sesuatu yang ada dalam dunia ini yang bukan manusia, seperti rumah, tumbuh-tumbuhan, air, hewan, kondisi iklim, maupun cuaca.

Hamalik (2004: 195) menjelaskan bahwa istilah lain yang erat kaitannya dengan lingkungan adalah “ekologis” atau sering disebut “lingkungan hidup”. Ekologi terdiri dari bio-ekologi, geo-ekologi, dan kultur-ekologi. Bio-ekologi mencakup unsur lingkungan yang hidup (komponen hayati) yang meliputi manusia, tumbuh-tumbuhan, dan binatang. Geo-ekologi mencakup alam seperti bumi, air, matahari, dan sebagainya. Kultur-ekologi mencakup budaya dan teknologi kekinian.


Lebih lanjut, Hamalik (2004: 195) menjelaskan bahwa lingkungan hidup sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia, dan sebaliknya manusia dapat mengubah ekologi itu sendiri sesuai kemauan mereka, baik secara positif (konstruktif) ataupun negatif (destruktif). Ekologi yang rusak pada gilirannya dapat merusak kehidupan manusia itu sendiri, padahal kerusakan lingkungan tersebut akibat ulah dan perilaku manusia yang tak bertanggung jawab. 

1 comment:

  1. Ikut nyimak, sip lagi pake template responsive biar pengunjung mobile betah.

    ReplyDelete