Tuesday, October 20, 2015

Pandangan Model Pembelajaran Examples non Examples Menurut Ahli Pendidikan

     Model Pembelajaran Examples non Examples

Pembelajaran examples non examples sangat berorientasi pada pembelajaran kooperatif atau cooperative learning. Model pembelajaran examples non examples merupakan model pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran. Penggunaan media gambar ini disusun dan dirancang agar anak dapat menganalisis gambar tersebut menjadi sebuah bentuk diskripsi singkat mengenai apa yang ada di dalam gambar. 

Penggunaan model pembelajaran versi examples non examples ini lebih menekankan kepada konteks analisis siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Biasanya model ini lebih dominan digunakan di kelas tinggi, namun dapat juga digunakan di kelas rendah dengan menekankan aspek psikologis dan tingkat perkembangan siswa kelas rendah seperti: a) kemampuan berbahasa tulis dan lisan, b) kemampuan analisis ringan, dan kemampuan berinteraksi dengan siswa lainnya (Santoso, 2011: 1).

Selain itu, Santoso (2011: 1) mengungkapkan bahwa model pembelajaran examples non examples menggunakan gambar dapat melalui OHP, proyektor, ataupun yang paling sederhana adalah poster. Gambar yang kita gunakan haruslah jelas dan kelihatan dari jarak jauh, sehingga anak yang berada di belakang dapat juga melihat dengan jelas.

Menurut Widodo (2009: 1), model pembelajaran examples non examples   menggunakan contoh yang didapat dari kasus/gambar yang tentunya relevan dengan Kompetensi Dasar/KD. Sedangkan, langkah-langkah pembelajarannya adalah sebagai berikut :
           1.      Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok terdiri tiga sampai empat             orang siswa.
  1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran/KD.
  2. Guru menempelkan gambar di papan tulis, ditayangkan melalui OHP atau LCD proyektor melalui komputer/laptop.
  3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada para  siswa untuk memperhatikan dan menganalisa gambar.
  4. Melalui diskusi kelompok tiga sampai empat orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas/lembar kerja.
  5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan lembar kerja/hasil diskusinya.
  6. Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
  7. Kesimpulan.
Kelompok dengan nilai tertinggi diberi reward/hadiah (misal tanda bintang pada lembar kerja) lalu ditempel di dinding kelas.
Sedangkan, dalam Taniredja dkk. (2012: 99-100), langkah-langkah pembelajaran examples non examples sebagai berikut:
            1.      Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
            2.      Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHP/LCD.
            3.      Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk                   
                  memperhatikan/menganalisa gambar.
            4.      Melalui diskusi kelompok dua sampai tiga orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar                     tersebut dicatat pada kertas.
             5.      Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
             6.      Mulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang                  ingin dicapai.

              7.     Kesimpulan.

No comments:

Post a Comment