Tuesday, October 20, 2015

KOSEP DASAR BELAJAR DAN PROSES BELAJAR MENURUT AHLI PENDIDIKAN

      Belajar dan Proses Belajar
Cronbach (dalam Suryabrata, 2007: 231) mengungkapkan bahwa belajar yang sangat sebaik-baiknya adalah dengan mengalami secara langsung, dan dalam mengalami itu si pelajar menggunakan pancainderanya. Sesuai dengan pendapat tersebut, Harold Spears (dalam Suryabrata, 2007: 231) menyatakan bahwa belajar adalah mengobservasi (meninjau langsung), membaca, mencontoh, mencoba sesuatu sendiri, mendengar, dan mengikuti petunjuk. 

Menurut Dimyati dan Mudjiono (1999: 17-18) belajar merupakan hal yang kompleks. Kompleksitas belajar tersebut dapat dipandang dari dua subjek, yaitu dari siswa dan dari guru. Belajar bagi siswa merupakan suatu proses. Siswa mengalami proses mental dalam menghadapi bahan belajar. Bahan belajar tersebut berupa keadaan alam, hewan, tumbuhan, manusia dan bahan yang terhimpun dalam buku-buku pelajaran. Proses belajar dari segi guru dapat diamati secara tidak langsung. Artinya, proses belajar yang merupakan proses internal siswa tidak dapat diamati, tetapi dapat dipahami oleh guru melalui perilaku siswa mempelajari bahan belajar.

Menurut Bruner (dalam Nasution, 2008: 9-10), dalam kegiatan proses belajar dapat dibedakan tiga fase (tahapan penting) atau episode, yakni : 1) informasi, 2) transformasi, 3) evaluasi. Ketiga episode ini selalu ada dalam proses belajar. Lama tiap episode tidak selalu sama. Hal ini antara lain juga bergantung pada hasil yang diharapkan, motivasi murid belajar, minat, serta dorongan untuk menemukan sendiri.


No comments:

Post a Comment